Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Kiat Berkerudung untuk Si Tubuh Besar

Kerudung merupakan bagian yang tak kalah penting pada busana muslim. Seperti busana muslim yang mengalami perkembangan, terutama konsep padu padan bergaya modern, kerudung pun punya tren mode tersendiri. Prinsipnya, gaya personal yang menyesuaikan karakter termasuk penyesuaian dengan bentuk tubuh dan wajah, menjadi penentu keberhasilan seseorang dalam berpenampilan.

Saat berkerudung, sejumlah hal juga perlu diperhatian. Ukuran tubuh pun menjadi pertimbangan dalam aplikasi kerudung. Tujuannya, agar perempuan dapat tampil nyaman dengan pilihan kerudung yang tepat, bukan sekadar terlihat gaya namun indah dipandang. Bukankah tujuan memerhatikan penampilan adalah untuk menciptakan keindahan?

Biasanya, dalam pemilihan busana ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Mulai pilihan warna, bahan, motif, selain juga cara mengaplikasikannya. 

Komposisi warna
Mengenai warna, Isni menjelaskan warna kerudung tak menjadi batasan. Artinya, perempuan dengan ukuran tubuh dan bentuk wajah apa pun, bisa memilih semua jenis warna. Pemilihan warna kerudung lebih mengacu kepada warna kulit, bukan ukuran tubuh dan bentuk wajah. Jadi, sesuaikan warna kerudung dengan warna kulit Anda. 

Namun memang, warna kerudung punya peran penting untuk menunjang penampilan si tubuh besar. Hal ini terkait dengan komposisi warna, padu padan warna kerudung. 

"Paduan warna gelap-terang, dapat menggiring kesan wajah dan bentuk kepala lebih mungil. Sebaiknya pilih warna gelap sebagai warna dominan. Misalkan, untuk inner pilih warna coklat terang, sedangkan untuk kerudung lapisan luar pilih warna hijau botol misalnya," jelas Isni melalui surat elektronik.

Masih seputar warna, sebaiknya pilih kerudung yang tidak terlalu banyak menggunakan unsur warna. "Dua warna cukup. Bila memilih motif, hindari motif berwarna kontras dan berukuran besar. Tujuannya, supaya tidak terlalu ramai," sarannya.
 
Pilihan bahan
Kalau soal bahan, Anda memang harus memilih secara tepat agar kerudung menunjang penampilan si tubuh besar. Isni menyarankan, pilih bahan yang jatuh sehingga sehingga tidak "membebani" area wajah, leher, dan dada. "Bahan yang tebal membuat area wajah, leher, dan dada terlihat tebal dan ini membuat tampilan terkesab 'berat'," tuturnya.

Aplikasi
Nah, untuk mengaplikasikan kerudung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, sebaiknya si tubuh besar tidak melakukan pelapisan terlalu banyak. Cukup dua lapis, inner dan kerudung yang dililitkan ringan.

Kedua, padu padan dengan busana juga perlu diperhatikan. Bila busana yang Anda kenakan berdetail ringan, aplikasikan kerudung dengan gaya atraktif dalam warna dan penataan. Sebaliknya, bila busana berdetail atraktif, aplikasikan kerudung dengan gaya simpel.

Ketiga, penempatan aksesori. Sebaiknya si tubuh besar tidak meletakkan aksesori terlalu besar dan berat. Isni menyarankan, pilih aksesori dalam warna satu tone dengan kerudung, berbahan ringan dan pipih -"menempel" pada kerudung.

Penempatan aksesori juga perlu diperhatikan. Sebaiknya tempatkan aksesori di salah satu item saja, baju atau kerudung, tidak pada keduanya. Bila ingin menerapkan pada baju dan kerudung, jauhkan posisi aksesori dari keduanya. 

"Misalnya bros di sisi kepala dan gelang di ujung lengan. Jadi tidak menggabungkan bros di dada dan kalung di leher," sarannya. 

Gaya Jilbab Praktis Untuk Pesta

Bagaimana ya caranya supaya jilbab saya tetap praktis dan tidak 'over' saat menghadiri sebuah acara resmi?

Beberapa sahabat muslimah sering bingung memakai jilbab untuk sebuah acara resmi, misalnya saja pesta pernikahan atau jilbab untuk Idul Fitri. Beberapa sahabat yang suka penampilan sederhana tetapi elegan agak kesulitan memilih jilbab formal yang cenderung berat dan banyak memakai aksesoris (payet). Jika busana muslim untuk acara formal sudah banyak bermain warna, motif atau payet, pilih gaya jilbab yang polos namun tetap elegan seperti tutorial berikut ini.

Bahan:
  • Ciput ninja
  • Sehelai pashmina atau scraf panjang dari sutera atau bahan lain yang mengkilap.
  • Beberapa peniti atau jarum pentul
Step 1:
foto dok. vemale
Pakai ciput ninja, gunakan pashmina dengan satu bagian lebih panjang.

Step 2:
foto dok. vemale
Buat simpul dengan mengikat pashmina di bagian samping atas kepala. Sematkan peniti atau jarum pentul pada hasil simpul agar tidak bergerser atau lepas.

Step 3:
foto dok. vemale
Lebarkan sisa pashmina yang panjang, putar pashmina satu atau dua kali hingga membentuk pola lilitan. (lihat gambar step 4, pola lilitan di bagian telinga kiri model)

Step 4:
foto dok. vemale
Bawa sisa pashmina ke belakang hingga menutup sisa ciput ninja yang masih terlihat. Bawa ujung pashmina ke depan hingga menutup leher bagian depan.

Step 5:
foto dok. vemale
Pertemukan ujung pashmina di bagian depan telinga kiri.

Step 6:
foto dok. vemale
Beri ruang longgar di bagian depan leher. Sematkan jarum pentul di bagian depan telinga kiri.

Step 7:
foto dok. vemale
Bawa ujung pashmina melewati bahu kiri, sematkan pada jilbab di bagian belakang. Rapikan kembali bagian pashmina yang menurut Anda belum rapi.

Penampilan Anda sekarang telah elegan untuk menghadiri sebuah acara formal. Selamat mencoba!

Sudah Tahu Bagaimana Mencuci Bra Yang Benar?

Bagi wanita, mengenakan bra yang nyaman digunakan adalah syarat mutlak agar dapat tampil maksimal sehari-hari tanpa rasa khawatir yang berlebih. Namun, sayangnya, sebagian besar di antara wanita tidak tahu betul bagaimana merawat bra yang baik dan benar sehingga dapat digunakan kembali dalam kondisi yang nyaman. Berikut ini tips bagaimana merawat/ mencuci bra yang benar:

1. Rendam
Bra yang kotor tidak perlu dikucek, cukup direndam dalam air sabun. Jika bagian belakangnya terlalu kotor, kucek sedikit dan hati-hati, tak perlu dikucek terlalu kuat karena dapat menyebabkan kerusakan pada bra.
2. Cuci dengan tangan
Mencuci bra menggunakan mesin cuci dapat menyebabkan kerusakan bra yang tidak dapat ditolerir. Selain kawat yang bengkok, bra juga menjadi tidak nyaman digunakan. Berbeda dengan mencuci menggunakan tangan yang lebih aman dan dapat membuat awet. Namun, yang perlu diingat, jika mencuci menggunakan tangan sebaiknya bra tidak diperas, terlebih jika terdapat kawat dan busa tambahan karena akan merusak bra. Sebaiknya, biarkan bra kering dengan sendirinya.
3. Gunakan sabun cair
Untuk membuat bahan bra tetap awet, sebaiknya gunakan sabun cair untuk mencucinya. Selain halus, sabun cair dapat mempertahankan bra tetap nyaman digunakan.
4. Kancingkan pengaitnya
Jika Anda mencuci bra bersama dengan mencuci pakaian lain, sebaiknya Anda mengancingkan pengait branya agar tidak tersangkut pakaian lainnya. Hal ini juga dapat membuat bra terhindar dari kerusakan.
5. Langsung jemur
Untuk menghindari bra yang lembab dan terkena bintik yang disebabkan oleh jamur, ada baiknya Anda langsung menjemurnya. Usahakan bra juga kering hari itu juga.
Jadi, jangan sepelekan mencuci bra ya, Ladies, karena bagaimanapun kenyamanan adalah yang utama.