Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2012

Karya Seni Unik Dari Body Sepeda Motor Vespa


Desain unik Vespa memang mengundang decak kagum banyak orang. Tidak hanya mengundang minat untuk menungganginya, tapi juga mengkreasinya dengan berbagai kerajinan lain yang sama uniknya


Hal itulah yang melatari sebuah studio seni bernama Bel&Bel dari Spanyol ketika mereka membuat sofa dengan bahan utama bodi Vespa.

Sofa yang dibuat Bel&Bel ini menggunakan bodi bagian depan alias sayap Vespa yang kemudian dilapisi dengan busa dan bahan kulit berbagai warna yang kemudian dijahit tidak dengan mesin tapi tangan.

Hasil kreasi studio ini cukup beragam dan unik yang tentu bagus sekali sebagai bagian interior rumah. Misalnya saja sofa Vespa dengan kaki dari ban-nya.

Hebatnya lagi, sofa-sofa tersebut menggunakan bodi Vespa klasik yang di Indonesia tentu masih digunakan. Ini pun bisa dipandang sebagai cara unik mendaur ulang Vespa.










Sumber : Kaskus

Kamis, 12 Juli 2012

Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah – Yamaha Mio J


"Ngapain beli motor matic? Pasti boros!" Sepertinya anggapan tersebut tidak berlaku lagi untuk pabrikan Yamaha sejak meluncurnya skuter matic Yamaha Mio J. Yamaha Mio J seperti menjawab semua impian konsumen yang haus akan hadirnya skuter matic berteknologi injeksi, irit bahan bakar bakar, desain yang menarik, dan tidak kalah penting harga yang ekonomis. Kehadiran Mio J dalam pasar otomotif roda dua khususnya matic, seakan seperti sihir sesuai dengan tagline-nya "Semakin Cepat Semakin Irit...It's Magic."


Teknologi FI Yamaha yang disebut Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) yang terdapat di Mio J  dapat meningkatkan performa mesin dan menghemat konsumsi BBM hingga 30%! Selain itu, pada sektor mesin Mio J juga ditunjang dengan rangkaian sistem Low Friction Technology, DiAsil Cylinder dan Forged piston, Fuel Pump, Turbo Fan, dan ECU (Electronic Control Unit) yang membuat Mio J paling unggul diantara matic-matic sekelasnya.

MIO J FAMILLY RED

Selain mesin yang canggih dan berteknologi tinggi, Mio J hadir dengan desain yang menarik, canggih, sporty, harmonis, dan dinamis. Desainnya yang friendly, membuat Mio J cocok digunakan untuk pria ataupun wanita dan dari segala usia baik muda maupun dewasa. Yamaha juga telah menyiapkan dua tipe yang bisa dipilih, yaitu Mio J Family dan Mio J Teen.

Mio J Familly hadir dengan warna-warna solid (putih-hijau-biru-hitam-merah) yang disiapkan untuk keluarga yang ingin tampil dinamis, elegan, sporty, dan simpel. Sedangkan Mio J Teen hadir dengan konsep anak muda yang dinamis, gaya, dan sporty.

MIO J FAMILY

Khusus untuk Mio J Teen didesain dengan 3-tone colour combination yaitu 3 warna dalam satu produk. Beberapa kombinasi warna yang disediakan antara lain hitam - putih - merah, hitam - hijau - abu-abu muda, putih - biru - abu-abu muda, putih - merah - abu-abu muda, dan putih - hitam - abu-abu muda.

MIO J TEEN

Fitur-fitur penunjang berkendara lainnya yang terdapat pada Mio J adalah bagasi seluas 8 liter mampu menampung berbagai kebutuhan seperti jas hujan. Selain itu, tangki bensin yang mampu menampung 4,8 liter membuat pengguna Mio J tidak harus rajin-rajin mapir ke SPBU. Fitur lainnya adalah key shutter (kunci magnet) yang memberikan keamanan ganda dari aksi pencurian. Kenyamanan saat berboncengan juga akan dirasakan karena Mio J memiliki jok yang cukup panjang (791 mm).

MIO J TEEN PUTIH - HITAM - ABU-ABU MUDA
         
Sudah Jelas kelebihan skuter matic ini dikelasnya. Keunggulan performa mesin, desain, dan irit bahan bakar membuat Mio J menjadi pilihan tepat para pemburu matic irit dan canggih. Untuk harga on the road Jakarta, Mio J-FI dibanderol seharga Rp 11.990.000, Mio J CW-FI harganya Rp 12.800.000, Mio J-CW Teen FI seharga Rp 12.930.000. Mio J It's Magic! 
Untuk spesifikasi lebih detail dapat dilihat di : http://www.yamaha-motor.co.id/

Senin, 30 April 2012

SAFETY RIDING FOR BIKERS




Safety Riding ! Sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.


Kondisi seperti saat ini membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga.
Kemampuan melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor menjadi kendaraan ‘bebas macet’ dan efektif, sementara itu juga konsumsi BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis.

Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan sekencang-kencangnya, atau sangat lambat dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya.
Berikut beberapa kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain :
  1.  Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor.
  2. Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar
  3. Helm (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm ‘cetok’ dan sejenisnya.
  4. Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.

Berikut beberapa teknik yang harus dikuasai para pengendara motor (bikers) :
  1. Teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.
  2. Teknik “slalom” .Teknik ini untuk melihat kemampuan menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  3.  Teknik berjalan di lintasan bergelombang , teknik ini untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.
  4.  Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit.Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah(berguna ketika kondisi macet).
Dari beberapa point-point diatas, buktikan bahwa bikers  mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan.

Senin, 23 April 2012

Tips Sederhana Menghemat BBM

Setelah mengetahui beberapa sebab yang mengakibatkan motor boros pada posting sebelumnya, maka pada posting kali ini saya akan berbagi tips sederhana untuk menghemat penggunaan BBM khususnya pada motor. Berikut adalah caranya :


1. Selaraskan dalam membuka dan menutup gas
Maksudnya disini adalah, kita harus pandai-pandai meyelaraskan saat melakukan buka-tutup saat ngegas. Jangan buka gas terlalu lebar saat awal hendak berjalan. Ketika sudah mulai berjalan tambah kecepatan sesuaikan dengan putaran mesin dan kondisi jalan. Memang diperlukan feeling yang kuat untuk melakukannya. Namun,jika sudah terbiasa akan secara otomatis kita melakukannya.

2. Kurangi penggunaan rem dan gas secara bersamaan
Hal ini dapat menyebabkan putaran mesin tinggi namun tenaga yang dihasilkan tertahan sehingga tenaga terbuang sia-sia. Kebiasaan ini sering dilakukan oleh para wanita karena takut sepeda motornya melaju terlalu cepat. Maka mereka sering menggunakan tekhnik ini meskipun salah.

3. Jangan geber-geber dilampu merah
Tinggalkan kebiasaan ini karena selain merugikan diri sendiri, hal ini juga mengganggu orang lain yang berada disekitar kita (berisik) . Bensin akan tercampur udara dan masuk keruang mesin tapi pembakarannya tidak sempurna, karena motor dalam kondisi  netral.

4. Kurangi penggunaan engine brake
Penggunaan engine brake memang dianjurkan saat di dalam lintasan balapan. Namun,tidak untuk dijalan raya. Gunakan selalu rem depan dan dibantu dengan dengan rem belakang. Penggunaan engine brake berguna disaat-saat darurat saja (ngerem mendadak).

5. Jangan terlalu lama  memanaskan motor
Memanaskan motor memang dianjurkan saat motor akan digunakan setelah beristirahat cukup lama. namun saat memanaskan motor jangan terlalu lama, maksimal tiga menit sudah cukup. Memanaskan motor memang bertujuan agar mesin tidak kaget ketika akan digunakan dalam waktu yang lama. Selain itu memanaskan motor bertujuan agar oli-oli yang tadinya mengendap,kembali berputar sebelum digunakan.

Sepertinya cukup segitu tips yang bisa saya bagikan. Yang penting cerdaslah dalam menggunakan kendaraan sesuai fungsinya, jangan terlalu memaksakan kendaraan untuk melakukan hal berat, dan rajinlah merawat kendaraan sesuai petunjuk yang diberikan. Jika kendaraan sehat, maka kita juga akan nyaman melakukan perjalanan.

Motor Boros? Ayo Kenali Penyebabnya!

Sebagian penduduk Ibukota kini beralih menggunakan kendaraan roda dua. Mengapa??? Karena selain dinilai lebih efisien untuk menembus padatnya lalu lintas ibukota, motor juga dinilai lebih hemat dalam penggunaan BBM serta, mengurangi anggaran biaya transportasi sehari-hari.


Namun apa jadinya bila niat kita yang tadinya mau berhemat, malah gagal karena motor boros bensin? Berikut adalah beberapa penyebab yang membuat motor menjadi boros bensin :

 1. Macet


Hal ini sepertinya sudah menjadi makanan sehari-hari warga Jakarta. Saat jam sibuk pagi hari ketika orang-orang berbondong-bondong menuju tempat kerja dan sekolah dan saat jam pulang kantor pada waktu sore hari adalah saat dimana puncak kemacetan terjadi. Ketika macet Mesin kendaraan akan terus berputar namun kondisi kerdaraan tetap berhenti. Hal ini menyebabkan tenaga yang dikeluarkan mesin menjadi percuma.Selain itu,pengemudi harus berkali-kali membuka gas lebar-lebar saat hendak jalan. hal ini juga mengakibatkan bensin yang keluar lebih banyak ketimbang saat jalan dalam kondisi lancar.


2. Kondisi jalan (Menanjak, dan banyak polisi tidur)


Kondisi jalan yang menanjak, membuat pengendara harus membuka gas lebih banyak saat hendak mendapatkan tenaga untuk melalui jalan tersebut. Sama halnya saat melewati jalan yang banyak polisi tidur. Disini pengendara harus berkali-kali mengerem kendaraannya dan membuka kembali gasnya untuk mendapatkan tenaga melalui polisi tidur. Hal ini membuat bensin banyak terbuang sia-sia.






3. Memainkan gas terus-menerus (mengeber-geber)


Nah, hal ini yang kadang tidak disadari para pengendara motor. Saat menunggu lampu merah para pengendara biasanya iseng memainkan tuas gasnya. Entah disengaja ataupun tidak. Mereka sering menarik-narik gas untuk menunjukan suara kenalpot mereka lebih keren dibandingkan motor lainnya. Atau beda kasusnya,pengedara yang doyan ngebut dijalan raya biasanya akan menarik gas dalam-dalam dan mengerem mendadak. Inilah salah satu hal menyebabkan bensin menjadi boros.




4. Kondisi motor


 Kondisi motor bisa dijadikan indikator menentukan irit tidaknya suatu kendaraan. Jika beban yang diberikan pada motor besar, maka akan menambah kerja mesin motor, selain itu penggunaan aksesoris yang berlebihan juga bisa mengurangi tingkat efisiensi penggunaan BBM. Kemudian, pengecekan berkala motor sangat mempengaruhi tingkat penggunaan bensin. Semakin rutin servis berkala yang dianjurkan, maka konsumsi bensin tidak akan terlalu boros.








5. Suhu


Suhu udara juga bisa mempengaruhi tingkat konsumsi  bahan bakar. Semakin tinggi suhunya maka pembakaran bahan bakar juga semakin cepat, sebaliknya jika suhu udara rendah maka bensin tidak mudah cepat terbakar. Sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar.

Sabtu, 21 April 2012

BBM Bersubsidi Naik Tak Yang Perlu Ada Yang Disalahkan

Pada awal bulan April lalu, publik sempat dihebohkan dengan rencana akan dinaikannya harga Bensin bersubsidi (Premium) menjadi enam ribu rupiah. Hal ini sontak memicu banyak terjadinya protes dan demo besar-besaran hampir diseluruh wilayah Indonesia.Namun,pada akhirnya rencana tersebut diundur hingga batas enam bulan tergantung dengan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi dalam waktu enam bulan kedepan.



Sebenarnya, banyak opsi yang diusulkan pada pemeritah untuk menghindari terjadinya kenaikan harga bahan bakar bersubsidi. Seperti, pembatasan jumlah kendaraan, mengkonversi bahan bakar dari minyak menjadi gas, dan menaikan uang muka kendaraan menjadi 30%  agar masyarakat tidak terlalu mudah untuk memiliki kendaraan dan masih banyak lagi. Memang beberpa dari opsi tersebut sudah mulai direalisasikan. Namun, hal tersebut masih belum juga bisa mengurangi angka konsumsi bahan bakar bersubsidi dimasyarakat.

Sepertinya kita masih harus menunggu kepastian kenaikan harga bahan bakar bersubsidi sampai enam bulan kedepan. Namun , ada baiknya kita juga mengurangi penggunaan bahan bakar bersubsidi demi masa depan. Bagi mereka yang mampu, ada baiknya menggunakan bahan bakar non subsidi. Selain kulaitas mutunya lebih baik, kita juga bisa mengurangi jumlah pemakain BBM bersubsidi.

Selasa, 17 April 2012

Alat-alat Transportasi Jakarta Tempo Dulu

    Jakarta sebagai ibukota negara, memiliki mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Untuk mendukung hal tersebut, maka diperlukan berbagai jenis alat transportasi sebagai sarana pendukung yang harus terpenuhi. Saat ini kita kita mengenal Busway, Metromini, Patas AC, Taksi, Angkutan Kota (angkot), dan berbagai macam alat transportasi umum yang sering berkeliaran di jalanan ibukota. Namun, apakah kita mengenal alat transportasi di Jakarta pada masa lalu? Berikut saya akan bahas sedikit mengenai berbagai macam alat transpotasi di Jakarta tempo dulu.

1.Helicak




Adalah alat transportasi yang berasal dari skuter Lambretta asal Italia. Nama helicak sendiri berasal dari gabungan kata Helikopter dan Becak. Helicak beroperasi pada masa kepemipinan Gubernur (Alm.) Ali Sadikin untuk menggantikan becak yang dianggap tidak manusiawi. Bentuk helicak sendiri mirip dengan becak, namun bagian depan helicak tertutup dan menggunakan mesin sebagai penggeraknya. keberadaan helicak tidak bertahan lama, karena pemda Jakarta tidak konsisten dalam pengembangannya. Saat ini helicak masih bisa ditemui di daerah Kemayoran.



2. Becak



Becak merupakan alat transportasi hasil dari modifikasi sepeda. Becak adalah alat transportasi yang bertahan cukup lama di Jakarta. Keberadaan becak mulai hilang sedikit demi sedikit sejak tahun 1980-an karena dianggap "eksploitasi manusia oleh manusia". Pada masa kepemimpinan Gubernur Sutiyoso becak dilarang beredar dalam rangka modernisasi transportasi umum di Jakarta. Selain itu becak dianggap membuat jalan macet karena jalannya lambat. Sampai saat ini becak masih bisa ditemui dipinggiran kota Jakarta.

3.Bemo




Asal mula nama bemo berasal dari kata Becak Motor. Bemo merupakan salah satu produk dari produsen besar otomotif Jepang yaitu Daihatsu dengan nama Daihatsu Midget. Keberadaan bemo sendiri dimaksudkan untuk mengantikan keberadaan becak dan helicak karena kapasitasnya yang lebih besar dapat memuat lima sampai enam orang sekaligus. Bemo pertama kali muncul di Jakarta pada tahun 1962. Bemo sempat menjadi alat transportasi favorit masyarakat pada era 60-an, 70-an, sampai awal 80-an sebelum banyakknya keberadaan angkot.

4. Oplet




Merupakan kendaraan yang identik dengan salah satu judul film besutan H. Rano Karno "Si Doel Anak Sekolahan". Jika dibandingkan dengan bemo, oplet jauh lebih nyaman ketimbang bemo. Selain luas,oplet juga tidak berisik. Kebanyakan oplet berasal dari produk Morris dan Austin. Yang unik dari oplet yaitu hampir seluruh bodynya terbuat dari kayu. Oplet kini tidak beroperasi lagi, dan saat ini banyak diburu kolektor sebagai barang koleksi.

5. Bis Tingkat



Kendaraan yang satu ini memiliki pengagum tersendiri. Sensasi ketika naik dilantai atas tidak dapat dirasakan ketika menaiki bis pada umumnya. Bis tingkat sendiri memiliki dua keuntungan yaitu efisiensi tempat dan alat transportasi yang cocok digunakan untuk pariwisata. Namun, keberadaan bis tingkat dihapuskan karena beberapa faktor, antara lain sulit dan mahalnya suku cadang, kurangnya keseimbangan, lambat jalannya, dan tidak cocok untuk kondisi jalan Jakarta saat ini. Tapi jika anda masih penasaran dengan sensasi naik bis tingkat anda bisa jalan-jalan ke kota Solo. Disana bis tingkat masih dioperasikan untuk tujuan wisata.

6. Trem




Adalah sarana transportasi di Jakarta pada masa Hindia Belanda saat Jakarta masih bernama Batavia. Trem pertama kali digerakan menggunakan tenaga kuda. Meski digerakan dengan tenaga kuda namun mampu melayani rute yang lumayan jauh yaitu dari pasar ikan ke kwitang. Pada tahun 1881 trem berkuda digantikan dengan trem uap yang mampu melayani rute lebih jauh lagi.Sekitar 20 tahun kemudian munculah trem listrik. Masa kejayaan trem listrik berakhir pada 1960 karena presiden Indonesia pada saat itu yaitu Ir. Sukarno mengaggap bahwa trem kurang cocok untuk berada di wilayah Jakarta. Beliau lebih menginginkan adanya Metro atau kereta bawah tanah.

Senin, 12 Maret 2012

konsep modifikasi JDM

Jenis modifikasi mobil akhir-akhir ini semakin variatif. Mulai dari modifikasi ekstrem, simple, contest, retro,JDM, hellaflush, racing, elegan dan berbagai macam jenis lainnya. Salah satu modifikasi yang diminati anak muda Indonesia saat ini adalah Japanese Domestic Market atau biasa disingkat JDM.



Konsep modifikasi JDM sebenarnya mengadopsi gaya modifikasi anak muda jepang dengan kesan simple namun terlihat racing look. Mobil-mobil pabrikan jepang seperti honda, toyota, suzuki, nissan, mitshubishi,mazda,subaru adalah basic dari modifikasi-modifikasi ini. Ciri khas yang sering terlihat dalam modifikasi eksterior gaya JDM adalah cat polos dengan penambahan beberapa stiker khas JDM, kap mesin berlapis carbon, penggunaan velg dengan diameter tak lebih dari 18' dengan warna-warna gelap, body kit aftermarket, dan penggunaan ducktail sebagai pemanis buritan mobil. Selain eksterior, bagian mesin merupakan bagian yang paling penting agar kesan mobil JDM semakin melekat adalah pengunaan part racing asli jepang seperti Tein, HKS, Spoon, dll. Interior pun tak boleh ketinggalan, jok balap merk sparco/bridge, stir, pedal, shift knob bermerk seperti momo/sparco, dan sound system bersuara keras merupakan aksesoris yang tidak luput dari perhatian.


Tapi di Jakarta sendiri modifikasi ala JDM, biasanya hanya diaplikasikan pada modifikasi eksterior dan interiornya saja, sektor mesin jarang dijamah karena melihat kondisi jalan di Jakarta yang tidak mumpuni untuk mobil-mobil berkecepatan tinggi. Paling hanya knalpot bersuara keras yang biasa diaplikasikan agar mobil terkesan kencang.


Selain masih dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari modifikasi ini juga bisa disesuaikan dengan kondisi jalan diibukota. Tertarik?

Jumat, 02 Maret 2012

Motor touring : sahabat dan musuh bikers

Kepadatan kota yang semakin hari semakin sesak membuat motor menjadi kendaraan yang menjadi prioritas saat ini.Berbagai trend modifikasi pun,menjadi incaran para bikers demi menjadi pusat perhatian dijalan.Namun,ada beberapa hal yang kadang kurang diperhatikan para bikers dalam memodifikasi tunggangannya.faktor kenyamanan (baik untuk pengendara itu sendiri maupun pengendara lain) adalah faktor yang banyak sering diabaikan.Konsep modifikasi ala motor touring saat ini banyak dilirik oleh para pengguna motor,khususnya pemilik motor sport.Dengan gaya stang lebar, knalpot berbunyi nyaring, dan box-box besar yang berada di sisi kanan, kiri, dan belakang motor membuat motor tampak lebih gagah dikendarai.Demi membawa perbekalan selama perjalanan dan kenyamanan dalam perjalanan jauh, tentu modifikasi menjadi pilihan utama para bikers. Tapi para bikers pemilik motor touring,kadang tidak mempedulikan motor mereka saat digunakan sebagai motor harian.
Jalanan ibukota yang semakin hari semakin sempit dan padat membuat keberadaan motor-motor touring dianggap "musuh" bagi para bikers yang lain.
Bentuk motor yang lebar,membuat para bikers motor touring susah dalam melakukan handling di jalan-jalan sempit. Kondisi ini sering membuat para bikers lainnya ikut terhambat jika berada dibelakangnya.Selain itu, saling serempet merupakan kejadian yang sering terjadi bagi pemilik motor touring. Kecelakaan parah juga kerap terjadi pada motor touring.Kecelakaan itu sering dipicu karena bikers motor touring memaksakan masuk ke celah-celah di antara kendaraan lain yang memang tidak bisa dimasuki motor  bertubuh lebar.
Dari beberapa kondisi diatas, ada baiknya para pengguna motor touring lebih mempersiapkan tunggangannya jika hendak dijadikan kendaraan harian. "Menormalkan" bentuk motor dalam keadaan standar akan lebih memudahkan anda dalam mengarungi jalanan ibukota. Gaya bukan berarti tidak mempedulikan faktor keamanan dan kenyamanan dijalan bukan???