Selasa, 25 Desember 2012

Berita Aneh dan Unik Terbaru Bubarkan Partai Demokrat Sebelum Bubarkan KPK


Kontroversi pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie yang mewacanakan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendapat respon keras Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Pengurus partai berlambang kepala burung garuda itu menilai Marzuki bicara tanpa landasan yuridis yang jelas. “Merombak KPK itu perlu, tapi membubarkan itu ide ngawur,” kata Habiburokhman, Ketua Bidang Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Gerindra, Sabtu, 30 Juli 2011.
Marzuki Alie yang kontroversi
Marzuki Alie yang kontroversi (Karikatur Inilah)
Dalam siaran persnya, Habib menyayangkan pernyataan politikus Partai Demokrat itu. Pernyataan Marzuki dinilai tidak layak disampaikan dalam posisi politik yang sangat penting untuk memperjuangkan pemberantasan kasus korupsi. Namun, Gerindra juga mendesak agar kabar pelanggaran kode etik yang dilakukan para petinggi KPK ditindaklanjuti.
Sebagai produk reformasi hukum, KPK harus terus didukung penuh. Menurut Habib, sangat lucu jika Marzuki beralasan KPK perlu dibubarkan karena dugaan pelanggaran etika, yakni pertemuan pimpinan komisi dengan Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat.
Jika alasan itu dijadikan dasar ide pembubaran KPK, maka seharusnya Marzuki mengusulkan dulu pembubaran Partai Demokrat. Karena pertemuan itu terjadi ketika Nazaruddin masih menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat. “Tapi KPK perlu direformasi agar tidak melulu menjadi sasaran serangan pihak yang tidak suka korupsi diberantas,” kata Habib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar